Kamis, 01 Desember 2016

Tips Memilih Produk Yang Tepat Untuk Bisnis Anda


http://www.saifularif.web.id/2016/11/recognition-abe-2016.html

Produk merupakan faktor utama dalam berbisnis di internet. Karena bisnis adalah jualan, tentu harus ada produk yang dijual. Tanpa produk, maka apa yang hendak dijual?  Jelaslah bahwa memilih produk yang tepat dalam bisnis online merupakan syarat utama. Di sini sangat dibutuhkan kepiawaian, feeling bisnis, kecerdasan dan keyakinan dalam memilih sebuah produk untuk dijual di internet.
Produk dalam bisnis internet bisa bermacam-macam. Ada produk yang bersifat fisik ada pula yang non fisik, yang bersifat digital maupun non digital, yang bersifat jasa maupun sekedar informasi. Misalnya Anda memiliki situs portal berita aktual, apa produk Anda? Ya informasi yang Anda sediakan itu. Intinya produk adalah sesuatu yang bernilai ekonomis dan bisa diperjualbelikan. Artinya ada yang membuat, ada pula yang membutuhkan.
Okay sekarang kembali soal produk. Kemampuan kita dalam memilih produk akan sangat menentukan masa depan bisnis kita nanti. Produk yang laris dan dibutuhkan oleh banyak orang, dan ditopang strategi promosi yang bagus serta pelayanan pelanggan yang baik, merupakan pintu-pintu kesuksesan kita dalam sebuah bisnis.

Tidak Selalu Produk Sendiri

Terus ingat satu hal ini. Bagi Anda yang pemula, jangan khawatir dulu dan mengungkapkan pernyataan ini: Wah ribet ya harus bikin produk, saya bisa apa? Saya toh tidak punya apa-apa … Sobat, produk bisnis tidak SELALU HARUS BERASAL dari kita. Kita bisa menggunakan produk orang lain, kita jual dan kita mendapatkan keuntungan tertentu.
Justru yang seperti inilah yang marak dan trendy di internet. Apakah para penjual baju di pasar baju itu membuat semua baju-bajunya? Apakah para penjual laptop dan HP di Glodok itu bikin sendiri laptopnya? ‘Kan tidak … mereka bisa bekerjasama dengan pihak lain untuk berbisnis elektronika. Bahkan para penjual susu kambing sekalipun tidak ada yang bisa bikin susu kambing, yang bisa memproduksi kan kambingnya? Hehe
Ada yang mengatakan sistem seperti itu sebagai afiliasi, reseller, bagi hasil, bisnis jaringan (MLM) dan seterusnya. Terserah apa yang mau disebut, sebab yang lebih penting adalah bagaimana kita untuk pertama kali meyakini bahwa produk ini laris dijual, sesuai dengan kebutuhan orang umumnya.
Saat kita berbisnis Google Adsense, kita juga menjual produk kok. Kita menjual artikel kita dalam berbagai topik dan kemasan. Sedangkan Google sendiri yang bekerja sama dengan para pemilik produk, juga menjual produk. Produknya apa? Ratusan fasilitas yang umumnya gratis, termasuk yang paling heboh adalah mesin sistem pencarian yang tak ada duanya di dunia ini.
Lalu apa saja pertimbangan yang relatif diperlukan guna memilih sebuah produk? Ya tentu banyak. Tapi kita akan ringkas 9 (sembilan) hal berikut ini:

# Pilih produk yang dibutuhkan banyak orang

Ini berhubungan dengan keyakinan Anda sebagai pebisnis. Hal pertama yang harus dihindari adalah sense diri sendiri, misalnya karena Anda sangat membutuhkan maka orang lain juga demikian. Memang boleh saja pertimbangan seperti itu, tapi jangan satu-satunya.
Kalau dalam ilmu SEO (Search Engine Optimization), ada alat-alat dari Google untuk meriset alias meneliti kira-kira produk dengan kata kunci apa yang banyak dibutuhkan. Pada akhirnya kita memang harus terbiasa dengan alat-alat SEO seperti itu. Dari hasil riset sederhana Anda sudah bisa memutuskan apakah produk Anda ini banyak yang membutuhkan atau tidak, atau siapa saja yang membutuhkan, pangsa pasar seperti apa dan seterusnya. Silakan belajar SEO ini kepada si Mbah ya … 
Namun di luar itu semua saya ingin menekankan, selain hasil riset online, keyakinan pribadi yang lahir bukan semata-mata karena diri kita merupakan pertimbangan utama. Mengapa keyakinan? Walaupun secara riset kita sudah valid, tapi kalau kita nggak yakin menjual? Hehe
Orang bisnis bilang soal feeling bisnis. Di sini kita diuji untuk mengkombinasi antara feeling, keyakinan, common sense (pendapat umum), hasil riset dan berbagai pertimbangan lain untuk memilih apakah produk tertentu layak dijual atau tidak. Semakin dibutuhkan oleh banyak orang semakin terbuka peluang kita untuk sukses dengan produk tersebut, tapi INGAT … juga semakin tinggi tingkat persaingannya. Logika sebaliknya berlaku tentunya.

# Pilih produk yang bisa menjadi solusi

Yes ini betul. Orang pergi ke Search Engine 99% tentu mencari solusi atas permasalahannya, baik cari informasi, tips, strategi dan seterusnya. Andai saja kita bisa ikut membantu menyelesaikan sebagian kecil dari topik permasalahan mereka, maka terbuka lebar kesuksesan produk bisnis Anda.
Apa artinya? Dalam memilih atau membuat produk, faktor ini harus diperhatikan betul-betul. Pertimbangkan apakah produk yang akan Anda jual bisa menyelesaikan problem banyak orang atau justru bikin problem baru? Hehe
Logis saja kalau orang memilih produk yang bisa menyelesaikan masalahnya, seperti kekurangan penghasilan, sakit bertahun-tahun, gak dapat-dapat jodoh, dst Agar masalahnya terpecahkan, bahkan orang tidak lagi berpikir berapa biaya yang harus dikeluarkan. Bila saja produk Anda ada dalam kategori ini, niscaya sukses bisnis Anda sudah di depan mata.

# Pilih produk yang awet dan tahan lama

Banyak produk bisnis online yang ramai sesaat dan kemudian perlahan-lahan mati tak terdengar lagi kabarnya. Baik berupa jasa, ebook, software, produk solusi ejakulasi dini, produk susu kambing, produk website, template dan seterusnya, usahakan yang menurut Anda akan awet dan tahan lama. Artinya, tidak hanya 1-2 tahun produk tersebut tetap dibutuhkan orang, tapi juga kalau puluhan tahun orang pasti akan membutuhkannya.
Contoh pasta gigi. Sampai kapanpun kira-kira orang akan butuh pasta gigi alias odol ini, dan memang sudah terbukti. Bahkan orang rasanya tidak ada yang tidak menggosok gigi pada pagi hari. Sama juga dengan produk informasi aktual. Setiap orang membutuhkan informasi aktual dari mana saja, radio, televisi, internet, koran. Setiap orang butuh mengerti apa yang terjadi, selain biar tidak dianggap kuper, juga mungkin karena banyak keputusan-keputusan hidupnya tergantung dari informasi yang ada.
Lalu apa ukuran awet dan tahan lama itu? Wah kalau itu saya juga tidak tahu persis. Tapi saya kira soal keawetan dan tahan lama itu juga tergantung pada banyak faktor, misalnya legalitas dan bonafiditas pembuatnya, sistem usahanya dan seterusnya. Kalau kita ikut menjadi afiliasi perusahaan abal-abal, walaupun produknya berkualitas bagus, ya jadi nggak awet juga. Jadi kembali kepada pengetahuan kita, referensi dan cara kita membaca realitas masyarakat sendiri. Awet itu adalah awet dibutuhkan orang sepanjang zaman. Bukankah begitu? hehe

# Pilih produk yang dibuat oleh perusahaan/orang yang bonafid dan profesional

Terkait dengan sebelumnya, kalau ini sudah pasti. Lalu bagaimana kita tahu perusahaan/orang tersebut bonafid bila kenal saja belum? Banyak jalan menuju Roma. Kita bisa mencari tahu dengan cerita-cerita kawan dekat kita, bahkan kalau perlu memeriksa semua legalitas yang disampaikan.
Dari kawan dekat kita, penjelasan akan terasa gamblang. Oh orang itu nggak bener, perusahaan itu banyak masalah, ya sudah buat apa mengambil resiko? Di luar sana masih begitu banyak produk-produk lain yang berkualitas kok.
Tapi apa yang Saya sampaikan ini hanyalah sebagian sangat kecil dari cara kita membuat pertimbangan-pertimbangan untuk memutuskan mana produk yang dibuat oleh orang yang qualified atau tidak. Tentu saja ada banyak sekali pengalaman yang tidak dicantumkan di sini mengenai hal ini. Yang penting sih diri kita sendiri untuk memutuskan. Segera setelah kita memutuskan untuk memilih, ya kita perlu meminta pertimbangan kepada kawan-kawan dekat kita lagi untuk menilai, layakkan produk ini saya jadikan sebagai barang dagangan di bisnis ini. Jawaban mereka akan memuat penilaian-penilaian yang juga layak Anda pertimbangkan.
Tapi ya harus Anda catat, kalau Anda ingin memulai bisnis online, carilah pertimbangan pada mereka yang sudah lama berkecimpung dalam bisnis online. Jangan mencari pertimbangan kepada yang bukan ahlinya. Malah kacau nantinya

# Pilih produk yang legal

Oh itu sudah pasti, masak sih kita jual produk yang ilegal? “Tapi yang ilegal ini laris Bro, banyak orang suka” hehe Saya kira Anda bisnis untuk jangka panjang, bukan satu dua kali penjualan. Nah kalau tidak legal, apakah secara logis kita bisa meraih sukses di sana?
Bila tujuan bisnis kita adalah kesuksesan, maka unsur legalitas adalah hal utama. Mungkin Anda pernah mendengar ada orang jualan ebook, “Bisa Menguras Uang ATM dengan ATM Palsu.” Ha? Kalau gitu kenapa dia masih jualan ebook? Yang bener aja. Jadi berjualan apa saja, pastikan itu tidak bertentangan dengan aturan yang ada. Kalau mau jualan obat kuat, pastikan legalitas BPOM nya …

# Pilih produk yang unik

Memilih yang tidak unik tidak apa-apa, hanya resikonya memang persaingan yang sangat tinggi. Kenapa unik? Karena unik itu berbeda dengan lainnya. Pengertiannya bermacam-macam. Bisa unik karena tidak ada yang jual (atau yang jual cuman sedikit), unik karena sifat khasnya. Misalnya orang jualan korek api Zippo, mungkin hanya mereka yang hobby saja yang akan melirik dagangan itu. Tapi tetap laris sebab barang itu unik.
Atau Anda mau jualan ayam goreng tanpa digoreng? Itulah unik hehe

# Pilih produk yang komisi penjualannya layak

Bila Anda menggunakan produk orang lain untuk dijual, pilih yang komisinya layak. Tidak sangat besar sekali, juga tidak sangat kecil sekali. Misalnya Anda menjual mainan anak seharga Rp. 100.000,- dan komisinya Rp. 99.000,- haaaa? Justru ini mencurigakan akan menimbulkan masalah di kemudian hari. Atau sebaliknya, menjual baju seharga Rp. 1.000.000,- tapi komisinya cuman Rp. 1.000,- per piece ahhh yang benar aja hehe

# Pilih produk yang cocok dengan selera bisnis Anda

Last but not least, Saya mau ulangi bahwa poin-poin di atas hanyalah pengalaman pribadi saja. Mungkin saja malah berbeda dengan cara Anda memilih produk. Tapi Saya ingin menegaskan bahwa semua produk yang akan kita jual harus sesuai dengan selera bisnis Anda.
Anda akan kesulitan menjual produk yang Anda tidak kuasai betul apa ini dan apa itunya. Untuk bisa menguasai tentang produk yang akan Anda jual, tentu Anda harus berselera dong … Saya punya pengalaman menjual produk (berupa tools website) tapi saya sendiri tidak selera memakainya … Alhasil ya tidak menghasilkan apa-apa hehe
So, bila sudah yakin, pilih dan jual!
Salam sukses!!
And thanks hehe

Artikel Terkait

Tips Memilih Produk Yang Tepat Untuk Bisnis Anda
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email