Kamis, 24 November 2016

Persiapan sebelum Terjun Bisnis Online

http://www.saifularif.web.id/p/bisnisku.html

Di zaman keterbukaan informasi seperti sekarang ini, zaman internet, banyak informasi yang bisa kita dapatkan dengan sangat mudah. Bahkan seringkali kita kelebihan informasi dan dampaknya membuat kita semakin bingung, sulit untuk memutuskan.

Bila Anda ingin belajar bisnis online atau bisnis internet misalnya, sudah sangat banyak informasi dan pengetahuan yang akan memandu Anda. Panduan itu di satu sisi tidak akan membuat Anda bingung, tapi di sisi lain justru akan membuat kita semakin bingung.

Biasanya karena banyaknya jumlah panduan di tangan kita, jadi sulit memutuskan mana arah yang benar. Apalagi jika sejak awal kita tidak memiliki konsep bisnis online itu sendiri.

Sekarang anggap saja Anda sudah siap untuk terjun dalam bisnis online, baik paruh waktu maupun full time. Nah apa yang harus kita lakukan sekarang? Pertama, ya sudah, ayo, jangan tunda-tunda lagi. Praktik sekarang juga!!! Tidak ada yang perlu kita tunggu, atur waktu dan mulai sekarang juga. hehe

Mari kita rinci kembali beberapa langkah yang sudah kita bahas dalam beberapa tulisan sebelumnya

# Siapkan Waktu


Menurut saya, modal paling utama menjalankan bisnis online adalah “waktu”. Maka berbahagialah bila Anda termasuk golongan orang yang memiliki waktu luang. Anda bisa menjadi seorang full timer internet marketing.

Bagaimana bila tidak punya waktu? Sulit, bahkan tidak bisa. Bila Anda termasuk orang sibuk, setengah sibuk, Anda harus benar-benar bisa mengatur dan mengalokasikan waktu khusus untuk bisnis online Anda. Sebetulnya 1 jam per hari asal rutin, itu luar biasa hasilnya dibandingkan punya waktu 12 jam sehari tapi hanya dilakukan 1-2 hari. Karena itu kuncinya adalah soal disiplin dan komitmen.

# Siapkan Modal


Yang saya maksudkan modal di sini adalah uang. Anda harus mulai berpikir menyisihkan uang sebagai modal awal untuk bisnis online. Bukankah di internet konon banyak yang gratis, mengapa harus ada modal? Ya betul. Banyak bisnis yang bisa dimulai secara gratis, tapi umumnya tidak sebanding dengan apa yang kita dapatkan nantinya. Kualitas bisnis yang kita dapatkan dari yang “gratisan” dan tidak, tentu berbeda. Okay, nanti kita akan bahas dan praktikkan untuk mengombinasikan fasilitas gratis dan non gratis dari internet untuk mendukung bisnis kita.

Selain itu modal juga akan menjadi pengikat bagi kita untuk serius menjalankan bisnis ini. ‘Kan kita sudah keluarkan modal, jadi kita akan terpacu untuk mempertahankan modal, mendapatkan keuntungan yang besar dari modal yang kita keluarkan.

Modal berupa uang, mungkin pertama-tama akan kita keluarkan untuk:

  • Bergabung dalam sebuah afiliasi, bisnis networking, membeli atau membuat produk dst
  • Membuat media presentasi produk-produk kita berupa website (domain dan hosting), alat-alat promo berbayar, melakukan promosi berbayar dst
  • Untuk keperluan lain yang sifatnya mendadak. Kadang-kadang dalam perjalanan, kita menemukan peralatan bagus yang sangat cocok untuk mendukung bisnis kita, dan itu harus dibeli.

Berapa besarnya? Ya semua tergantung dari skala bisnis yang kita rencanakan. Bisa hanya 2 juta, 4 juta, 20 juta, bahkan sampai milyaran. Semua tergantung dari bisnis apa yang kita jalankan.

# Siapkan Alat-alatnya


Alat-alat (tools) dalam bisnis internet itu wajib dipersiapkan sejak awal. Contoh rekening bank. Kecil kemungkinan dalam bisnis online, untuk proses pembelian barang, Anda masih menggunakan wesel pos, misalnya. Masih mending transaksi dilakukan secara (cash on delivery atau COD) bila Anda dan pembeli Anda tempatnya berdekatan. Karena itu punya rekening bank-bank terkemuka itu wajib hukumnya: BCA, Bank Mandiri, BNI dan BRI. Jangan lupa, jangan hanya punya rekening saja tanpa menggunakan fasilitas e-banking yang ditawarkan (SMS banking maupun internet banking). Gunakan fasilitas yang ditawarkan oleh bank-bank tersebut untuk kemudahan bisnis Anda. Anda juga perlu punya rekening lintas negara, misalnya Paypal. Sebab terkadang pembeli kita ada di negara lain.

Selain rekening bank, Anda tentu harus punya perangkat komputer/laptop, lalu sambungan internet yang bisa kita akses 24 jam penuh. Ini wajib la ya … sulit kita menjalankan suatu bisnis secara serius bila mengandalkan komputer teman, atau komputer warnet. Apalagi saat ini harga-harga perangkat itu sudah terjangkau.

# Rancang Konsepnya


Pahami secara mendalam bisnis yang Anda jalankan. Diskusikan dengan teman atau keluarga. Pahami letak-letak keuntungannya dan bagaimana cara mendapatkannya. Termasuk juga, pahami prospeknya, bagaimana cara mengembangkannya ke depan. Itu semua tergantung dari jenis bisnis yang Anda jalani. Biasanya pebisnis gagal karena hanya menjalani bisnis dalam waktu sangat pendek. Waktu yang pendek tidak bisa kita jadikan acuan untuk mengevaluasi kegagalan dan keberhasilan kita dalam bisnis online.

# Mulai Perbanyak Kawan yang Memiliki Minat Sama


Banyak kawan banyak rezeki. Pepatah itu sangat betul. Kini sudah waktunya untuk memulai membangun jaringan perkawanan dengan minat sama, bisnis online. Jangan keliru kawan ya, kalau kawan Anda yang paling banyak adalah pemalas, Anda juga bisa menjadi pemalas. Kalau kawan Anda rata-rata sukses dan berpengalaman dalam bisnis online, rasanya kesuksesan juga sudah di depan mata.

Manfaatkan facebook, twitter dan yahoo untuk berjejaring dalam perkawanan ini. Tulus saja dalam berkawan, karena balasan dari ketulusan adalah ketulusan itu sendiri. Kalau Anda sudah main curang, ya tidak lama Anda akan dicurangi juga. Saya kira itu hukum alam.

# Tentukan Target Marketnya


Bila bisnis Anda adalah produk herbal, maka pelajari target marketnya. Seringlah bermain-main ke forum di mana peminat produk herbal berkumpul, ikuti milling listnya dan seterusnya. Bila produk Anda adalah otomotif, sulit bagi Anda untuk menjual pada komunitas produk herbal. Itu logis saja.

Ada banyak cara untuk menentukan target market ini, mulai dari memakai feeling alias perasaan saja (tidak saya rekomendasikan), sampai dengan alat-alat yang memiliki validitas tinggi, seperti Google Eksternal Keyword, dan alat-alat riset bisnis online lainnya. Gunakan yang Anda yakini mampu membaca target market sesungguhnya.

# Tetapkan Target Hasilnya


Anda harus menetapkan target hasilnya. Mengapa demikian? Agar Anda tahu bisnis Anda ini working atau tidak sih, sukses atau gagal. Misalnya di bulan pertama, bisnis online Anda tidak menghasilkan apapun, apakah itu gagal? Nah jawabannya adalah pada target hasil yang Anda tentukan.

Dengan cara sederhana, buatlah ukuran-ukuran sederhana atas keberhasilan bisnis Anda. Katakan saja Anda menjual baju secara online. Anda punya target sebulan harus laku 100 buah. Tapi di bulan pertama Anda baru bisa menjual 5 buah. Apakah itu gagal? Ataukah 5 buah penjualan pertama itu Anda anggap sebagai awal mula yang baik? Nah ukuran-ukuran simple seperti itu harus kita buat agar Anda tahu prospek bisnis Anda sesungguhnya.

# Belajar Sambil Jalan


Terakhir, jangan khawatir bila Anda adalah pemula dalam bisnis online. Pertama-tama, anggap saja semua orang adalah pemula, sehingga Anda tidak minder. Kedua, yakinlah bahwa proses pembelajaran itu sambil jalan. Banyak informasi dan pengetahuan yang belum kita kuasai ketika awal kita menjalani bisnis online ini. Kita bisa bertanya ke Google bila menghadapi kendala di jalan. Itu semua akan bisa kita pelajari sambil jalan.

Salam sukses!!!

Artikel Terkait

Persiapan sebelum Terjun Bisnis Online
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email