Rabu, 23 November 2016

Kadang setelah Minum Kopi, Perut Mulas?

Anda suka minum kopi di pagi hari? Sama berarti. Akhir-akhir ini saya juga senang minum kopi. Bahkan senang membanding2kan kopi merk  dan merk B. Pernah meminum kopi di warung tegal, hingga mencoba mencicipi kopi di restaurant yang mahalnya setengah ampun. Pernah meminum kopi segelas sendirian, sampai segelas ber-lima, ber-tujuh orang. Pernah juga minum kopi yang sangat panas 100 derajat celcius sampai kopi yang sangat dingin seperti es.

Sayangnya saya tidak tahu dan belum ingin belajar tentang dunia perkopian. Tapi dari semua jenis kopi yang pernah saya minum, yang paling suka adalah kopi racikan emak. Entah apa saja yang dicampur di dalamnya, kalau ia sudah disajikan dengan beberapa batang pisang goreng atau singkong hangat, rasanya dunia ini sudah menjadi milik kita.

Di grup2 WA atau BB, kadang2 di pagi hari ada saja yang posting di grup secangkir kopi dan diberi kutipan, Ngopi sek ben ora edan, ngopi dulu biar nggak salah paham dll.

Terkadang salah satu maksud saya minum kopi adalah agar saya bisa "ke belakang" dengan lancar. Khususnya di pagi hari. Sampai saya menemukan artikel ini, ternyata memang ada efek "bagus" dari kopi agar perut kita mulas lalu segera lari ke belakang.

Kata studi Karolinska Institutet menyebut sekitar 9 persen peminum kopi bisa terkena efek perut mulas-mulas. Ini karena kopi memicu produksi hormon gastrin. Bila hormon ini meningkat, maka produksi asam lambung dan aktivitas pencernaan juga akan meningkat. Perut cepat dikosongkan dan akhirnya berujung pada perasaan mulas ingin kencing atau buang air besar.

Dan dalam skala rendah, peningkatan hormon ini bermanfaat dengan membuat tubuh menyerap makanan lebih baik dan membunuh kuman-kuman lewat asam lambung. Tapi jangan kebanyakan sebab bisa memicu diare atau parahnya akan terjadi luka pada dinding perut. Dengan minum kopi bisa meningkatkan kontraksi di usus. Dan juga membuat usus dua kali lebih aktif di pagi hari.

Nah pengalaman ngopi di sebuah resto entahlah di Jakarta, ngopi yang satu ini ternyata nggak sekedar bikin mules di perut, tapi juga di dompet. Mahal amirrr kopi gini aja. Mungkin kalau saya komplain, dia bilang Anda sih bukan penikmat kopi. Ya iya sih, tapi menurut saya masih enak kopi emak. Gratis lagi uhh

Kesimpulan saya, minum kopi itu sesuatu yang sangat subyektif. Gak bisa dipaksa2. Intinya, kalau kantong lagi nggak bersahabat, sebaiknya jangan begitu mudah terperdaya ngopi yang niatnya cuman mau bikin status di medsos.

Nikmatilah kopi mu seperti halnya kamu menikmati hidup mu hehe

Lalu bagaimana cara Anda minum kopi? Langsung habis satu gelas sekali duduk? Saya sendiri kadang tidak demikian. Kopi baru habis di depan komputer pada siang atau sore harinya. Disruput dikit2 sampai ludes.

Ngopi yukk ...

Artikel Terkait

Kadang setelah Minum Kopi, Perut Mulas?
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email